PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA – Bencana banjir dan longsor yang terjadi di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menjadi keprihatinan banyak orang. Tak sedikit warga yang harus mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman, bahkan ada yang kehilangan harta benda dan bahkan ada warga yang kehilangan nyawa.
Kondisi ini membuat Bupati Halut, Piet Hein Babua mengeluarkan Surat Edaran dengan no. 000.2.10/020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Masyarakat Yang Bersifat Hiburan, Perayaan dan Keramaian Umum Yang Berpotensi Menimbulkan Kerumunan Massa Pasca Bencana Daerah di Kabupaten Halmahera Utara, menghimbau dan mengajak semua warga Halut ikut berempati dengan sesama saudaranya yang ditimpa bencana.
Silvanus Simange, salah satu tokoh masyarakat Loloda sekaligus Akademisi dari Politeknik Padamara Tobelo, saat berbincang dengan media ini, Minggu (11/01/2026), justru mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati dan unsur Forkopimda Halut yang bergerak cepat dan langsung turun ke lapangan, melihat dan membantu warga yang terdampak bencana.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan unsur Forkopimda yang bertindak cepat dan langsung turun ke lokasi bencana, melihat dan merasakan langsung apa yang dialami oleh warga. Ini merupakan bentuk kepedulian Bupati dan pemerintah sebagai orang tua untuk berempati dan membantu warga yang menderita akibat terkena bencana,” ungkapnya.

