Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Molornya Registrasi Konferprov PWI Sulsel Menuai Sorotan Tajam

Ramzy 510 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Jalannya registrasi Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan langsung dihujani kritik tajam. Sejumlah peserta melayangkan protes keras karena meja pendaftaran tak kunjung dibuka, meski waktu sudah melewati jadwal resmi yang dirilis oleh panitia.

Merujuk pada agenda yang ada, batas akhir registrasi—baik bagi peserta penuh maupun peninjau—seharusnya ditutup pada Selasa (2/6/2026) pukul 08.00 Wita. Namun ironisnya, hingga pukul 08.30 Wita, belum tampak batang hidung satu pun panitia di meja registrasi Graha Pena Makassar, lokasi utama Konferprov.

Kondisi “meja kosong” ini sontak memicu gelombang kekecewaan dari para peserta. Banyak dari mereka yang sengaja datang sangat awal demi mematuhi regulasi dan memastikan tidak ketinggalan satu pun tahapan konferensi.

Salah satu protes keras datang dari Ardhy M. Basir, peserta Konferprov PWI Sulsel. Jurnalis senior ini mengaku sudah merapat ke Graha Pena sejak pukul 07.00 Wita lantaran tak ingin melewati tenggat waktu registrasi yang digariskan panitia.

“Saya sengaja tiba jam 7 pagi karena khawatir terlambat. Tapi kenyataannya, menjelang batas akhir waktu pendaftaran, belum ada satu pun panitia yang siap melayani,” sesal Ardhy dengan nada kecewa.

Kekesalan serupa juga disuarakan oleh Kadir, peserta delegasi dari PWI Gowa. Ia membeberkan bahwa hingga jarum jam menunjukkan pukul 08.30 Wita, proses registrasi masih mandek dan belum berjalan normal.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version