PEDOMANRAKYAT, PANGKEP — Keteladanan prajurit TNI Angkatan Darat kembali hadir dari pelosok negeri. Di tengah keterbatasan infrastruktur pedesaan, Babinsa Desa Tompobulu, Serda Suardi, menunjukkan aksi nyata pengabdian dengan membantu warga dan anak-anak sekolah menyeberangi Sungai Kaloro’ Singara, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Senin (26/1/2026).
Sungai Kaloro’ Singara merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Tompobulu, Kabupaten Pangkep, dan Desa Rampe Gading, Kabupaten Maros. Setiap hari, puluhan warga menggantungkan mobilitasnya pada jalur tersebut, termasuk sekitar 30 anak sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA. Namun hingga kini, belum tersedia jembatan permanen yang menjamin keselamatan mereka.
Dalam kondisi cuaca ekstrem dan debit air sungai yang kerap meningkat, kehadiran Serda Suardi menjadi penopang harapan masyarakat. Dengan penuh kepedulian, ia secara rutin membantu proses penyeberangan, memantau arus sungai, serta memberikan imbauan keselamatan guna meminimalkan risiko kecelakaan. Aksi tersebut menjadi cerminan nyata peran Babinsa sebagai garda terdepan TNI AD yang selalu hadir di tengah rakyat.
Kepala Desa Tompobulu, Abd. Kadir Hakim, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas kepedulian tersebut. Ia menegaskan bahwa Sungai Kaloro’ Singara merupakan akses vital yang menentukan kelangsungan pendidikan dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat.
“Setiap hari anak-anak kami harus menyeberangi sungai ini untuk menuntut ilmu. Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden Republik Indonesia dan Kepala Staf Angkatan Darat, agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Sejalan dengan aspirasi masyarakat, Kodam XIV/Hasanuddin terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna mencari solusi jangka panjang atas keterbatasan akses penyeberangan tersebut. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di seluruh pelosok Tanah Air.
Aksi sederhana namun penuh makna yang dilakukan Serda Suardi menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tidak selalu hadir dalam sorotan besar, melainkan lahir dari ketulusan melayani, menjaga, dan melindungi rakyat demi masa depan Indonesia yang lebih aman dan berkeadilan. (*Rz)
