Yohanis menjelaskan bahwa sumber dana berasal dari Dana Bergulir Masyarakat (DBM) serta penyertaan modal desa awal sebesar Rp80 juta. Sebagai bukti keberhasilan pengelolaan, BUMDESMA mulai mendistribusikan keuntungan ke desa-desa.
”Untuk tahun ini, kita akan membagikan PAD sebanyak Rp1 juta per desa dari bagi hasil penyertaan modal desa,” ungkap Yohanis Duma.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Tomoni Timur, BPD, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) Kabupaten, serta Pendamping Desa Kecamatan. Dengan adanya komitmen tambahan modal Rp10 juta per desa, BUMDESMA Amanah optimis menyongsong tahun buku 2026 dengan performa yang lebih kuat. (#)
