Buka Pelatihan Z-Chiken, Sekdis Koperasi & UKM Makassar Minta Jajaran BAZNAS Selalu Share Kegiatannya

Zainal 256 Pembaca
6 Menit baca

H. Kidri menambahkan, seluruh kegiatan yang bersentuhan dengan BAZNAS harus berpegang teguh kepada tiga aman. Yaitu, Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Aman Syar’i, yakni, pengelolaan zakat harus selaras dengan koridor hukum syar’i. Yaitu tidak boleh bertentangan dengan sumber hukum Islam, Al-Quran dan Sunnah.

Aman regulasi, dimaksudkan, pengelolaan zakat harus memperhatikan rambu-rambu peraturan hukum dan perundang-undangan.
Sedangkan, Aman NKRI, adalah, pengelolaan zakat di BAZNAS setidaknya, lebih mempererat persaudaraan, menjauhkan diri dari berbagai aktivitas, dan menjauhkan diri dari terorisme, demi menjunjung tinggi dan menegakkan NKRI.

Sementara Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. Ashar Tamangong, Doktor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu menambahkan, sejak dilantik Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, April 2021 lalu dirinya dan empat rekannya Ahmad Taslim, H. Syahruddin Mayang, H. Waspada Santing, dan H. Jurlan Emsaho’as — masing-masing Wakil Ketua I, II, III, dan IV telah melahirkan begitu banyak program.

Seluruh program yang dilahirkan pimpinan BAZNAS periode 2021-2026 menggema bukan saja di Kota Anging Mammiri ini, melainkan se-Sulawesi Selatan, bahkan ke seluruh Indonesia. Itulah makanya, Walikota Makassar (Moh. Ramdhan Pomanto) menerima penghargaan bergengsi dari BAZNAS-RI. BAZNAZ Award yang diterima walikota kategori “Pendukung Utama BAZNAS Sejahterakan Ummat” yang juga dihadiri Wakil Presiden KH. Ma’aruf Amin itu berlangsung di Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, hari ini, Selasa, 21 Maret 2023.

Keterlibatan Walikota Moh. Ramdhan Pomanto dalam ber-BAZNAS sudah tidak diragukan lagi. Makanya, BAZNAS-RI pun memberikan penghormatan kepada walikota dua periode tersebut sebagai Duta BAZNAS.

Seperti diketahui, Moh. Ramadhan Pomanto juga menjadi kepada daerah yang memberi perhatian besar kepada BAZNAS Kota Makassar, berupa dana hibah demikian besar. Malah hibah yang diberikan kepada BAZNAS Makassar tertinggi di kawasan tengah dan timur Indonesia. Semoga ke depan Pak Danny tidak saja memerhatikan BAZNAS Kota Makassar, melainkan BAZNAZ BAZNAS lainnya di seluruh Sulawesi Selatan.

Da’i kondang kelahiran Takalar ini menambahkan, Moh. Ramdhan Pomanto juga merupakan walikota pertama di Indonesia, menggagas infak zakat uang panaik, atau uang belanja dalan pernikahan. Ia malah memberi contoh dengan menyerahkan infak uang panaik itu ke BAZNAS saat pernikahan putrinya.

Perhatiannya kepada zakat karena ia meyakini, berzakat itu banyak manfaat yang bisa dipetik. Mulai dari perlindungan dari Allah, ekonomi ummat menjadi kuat, dan Insya Allah ummat mempunyai ketahanan dan ketangguhan menghadapi masalah di kemudian hari. Islam yang rahmatan lil alamin. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version