PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA – Tersumbatnya drainase di jalan utama belokan desa Wosia, dekat Alfamidi, akibat genangan air yang cukup melimpah, menjadi keprihatinan dan perhatian serius dari Bupati Halmahera Utara (Halut), Piet Hein Babua.
Saat melihat kondisi tersebut, pada Jumat (20/02/2026), Bupati Piet langsung menginstruksikan dinas PUTR Halut untuk turun lapangan dan membongkar plat beton di atas drainase terbuka di area tersebut.
Bersama dengan beberapa stafnya, Kadis PUTR Halut, William Jesayas langsung turun lapangan dan melakukan pengecekan. Hasilnya terdapat beberapa faktor terjadinya genangan air di sepanjang jalan Wosia, khususnya depan Gereja Elim Wosia ke arah Toko 88, yaitu
aliran air dalam drainase dari selatan ke utara tersumbat di beberapa titik yaitu di depan Alfamidi Wosia dan Warung Makan Lalapan, depan Toko 88, yang menutup drainase menggunakan plat beton sehingga air tidak bisa masuk dari jalan raya ke drainase. Di bawah plat beton material tertahan hingga terjadi sumbatan dan mengakibatkan air meluber ke jalan raya.
Karena itu dengan menggunakan satu unit excavator, plat beton tersebut langsung dibongkar dan akan ditata ulang dalam waktu dekat sehingga tidak terjadi lagi penggenangan air di area tersebut.

