Bagaimanapun juga, di dunia ini, ruh manusia adalah tanda yang menunjuk- meruncing ke kesempurnaan dunia yang lebih tinggi. Ini seperti cahaya lilin dalam berhubungan dengan cahaya matahari, atau setetes air dalam hubungannya dengan lautan.
Cahaya kemalaikatan adalah alat visibilitas cahaya di bumi, material maupun spiritual. Manusia mengenal matahari dan sinarnya. Demikian pula manusia mengenal Allah SWT dari makhluk surga dan bumi, persepsi yang dibawa oleh memancarnya sinar kemalaikatan di atas mereka dan ekspresi mereka melalui penyingkapan oleh cahaya tersebut.
Tidak ada kegelapan bagi mereka yang lebih dalam daripada ketidakadaan cahaya kemalaikatan. Kemunculan setiap benda tunggal adalah hasil cahaya ini, hanya sebagai eksistensi setiap sesuatu merupakan hasil dari eksistensinya.
Dengan cara ini, Allah SWT memelihara makhluk-Nya melalui cahaya para malaikat. Allah A’lam. ***
Makassar, 07- 07- 2022
