Delegasi Kamboja Kagum dengan Keindahan Wajo, Ikuti Lomba Tafsir di MQK Internasional 2025

Ramzy 278 Pembaca
2 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, WAJO - Salah satu peserta Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025, Feut Zulkifli asal Kamboja, mengungkapkan kesan pertamanya setelah tiba di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Ia mengaku merasakan banyak perbedaan dengan negara asalnya, namun tetap merasa senang dan kagum dengan suasana di Wajo.

Feut Zulkifli bersama rombongan delegasi Kamboja tiba di Indonesia pada 29 September 2025, dan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo pada Selasa, 30 September 2025.

Selain Feut Zul, delegasi Kamboja terdiri dari Lamiyah, Fatylah, serta satu official bernama Math Alpy.

“Saya sangat merasakan perbedaan dengan negara asal saya. Banyak hal indah yang saya temui di sini. Saya suka dengan jalan yang berada di atas gunung, sangat menakjubkan. Hanya saja saya perhatikan kita tidak bisa berkendara dengan cepat karena jalannya lebih sempit,” tutur Feut Zulkifli.

Feut Zulkifli hadir untuk mewakili Kamboja dalam cabang lomba tafsir pada MQK Internasional 2025 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren As’adiyah, Wajo.

Pernyataan Feut disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris, kemudian diterjemahkan oleh Nadya Sudarto, salah satu mahasantri Ma’had Aly As’adiyah yang ditunjuk sebagai liaison officer (LO) internasional untuk delegasi Kamboja.

Kehadiran delegasi Kamboja di MQK Internasional 2025 ini menambah semarak dan keberagaman peserta. Ajang ini menjadi wadah pertemuan santri dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca, memahami, dan menafsirkan kitab kuning. (Deden)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version