Langsung ke konten
Berita

Dewan Pembina GRIB Jaya Kota Makassar Tekankan Peran Strategis PAC sebagai Basis Gerakan Rakyat Berlandaskan Semangat Kebangsaan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Dewan Pembina DPC GRIB Jaya Kota Makassar menegaskan pentingnya peran Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebagai ujung tombak organisasi dalam membangun Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam forum diskusi internal yang dihadiri Ketua DPC GRIB Jaya Kota Makassar, Krido, Sekretaris DPC Inci, serta jajaran pengurus DPC. Kegiatan yang berlangsung di Media Center Media Online Lintas Mata Group, Makassar, pada Minggu (5/7/2026), menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi menjelang pembentukan kepengurusan PAC di seluruh kecamatan di Kota Makassar.

Dalam arahannya, Dewan Pembina menekankan bahwa proses pembentukan kepengurusan Pimpinan Anak Cabang tidak boleh dilakukan hanya berdasarkan jumlah anggota atau antusiasme semata. Sebaliknya, setiap calon pengurus harus melalui tahapan seleksi dan validasi yang objektif agar menghasilkan kader yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta pemahaman yang utuh terhadap tujuan dan cita-cita organisasi.

Menurutnya, PAC merupakan pondasi utama dalam memperkuat eksistensi DPC GRIB Jaya Kota Makassar. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia yang berada di tingkat kecamatan menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi dalam menjalankan fungsi sosial, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa seorang kader GRIB Jaya tidak cukup hanya memiliki semangat bergabung atau menyandang atribut organisasi. Lebih dari itu, setiap kader harus memiliki wawasan kebangsaan, kedewasaan dalam bersikap, profesionalisme dalam menjalankan tugas organisasi, serta memahami secara menyeluruh nilai-nilai yang menjadi dasar berdirinya Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu.

“Menjadi kader GRIB bukan hanya soal kesiapan mengucapkan ikrar atau mengenakan atribut organisasi. Yang jauh lebih penting adalah memiliki kematangan berpikir, perilaku yang baik, serta pemahaman yang utuh mengenai makna organisasi. Nilai-nilai tersebut harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat,” tegas Dewan Pembina dalam forum tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa nama Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu bukan sekadar identitas organisasi, melainkan mengandung filosofi yang mendalam mengenai pentingnya membangun persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan.

Menurutnya, setiap kader GRIB Jaya wajib menjadikan semangat persatuan nasional sebagai pedoman dalam setiap aktivitas organisasi dengan tetap berpegang teguh pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu bukan sekadar nama organisasi. Di dalamnya terkandung nilai-nilai persatuan yang sangat kuat. Setiap kader harus memiliki keyakinan yang utuh untuk membangun kebersamaan tanpa membedakan suku, ras, agama, maupun golongan. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi landasan berpikir dan bertindak dalam setiap kegiatan organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi perekat persaudaraan di tengah masyarakat, bukan justru menciptakan sekat-sekat sosial yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

Selain itu, Dewan Pembina juga menegaskan bahwa organisasi membutuhkan kader-kader yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik, wawasan kebangsaan yang luas, kemampuan berpikir secara objektif, serta memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman utama dalam menjalankan roda organisasi.

Sementara itu, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Makassar, Krido, bersama Sekretaris DPC Inci menyampaikan apresiasi atas arahan dan pembinaan yang diberikan Dewan Pembina. Keduanya menyatakan komitmennya untuk melaksanakan proses pembentukan dan validasi kepengurusan PAC secara selektif, profesional, dan sesuai mekanisme organisasi.

“Kami akan memastikan setiap Pimpinan Anak Cabang yang terbentuk benar-benar diisi oleh kader yang memiliki loyalitas, integritas, kapasitas, serta pemahaman organisasi yang baik. Dengan demikian, GRIB Jaya Kota Makassar dapat semakin solid hingga ke tingkat kecamatan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Krido.

Melalui penguatan struktur organisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang, DPC GRIB Jaya Kota Makassar berharap cita-cita organisasi yang dipimpin Ketua Umum Hercules Rosario de Marshal dapat diimplementasikan secara nyata di daerah.

Penguatan kaderisasi tersebut juga diharapkan semakin memperkokoh peran GRIB Jaya sebagai organisasi kemasyarakatan nasional yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, kebangsaan, solidaritas, serta kepedulian sosial sesuai dengan semangat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu. (And/Tim)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Tinggalkan Komentar