Dinas Kesehatan Keluarkan Surat Edaran, Waspada KLB Campak di Wajo

Ramzy 437 Pembaca
3 Menit baca

Sementara itu, untuk penanganan kasus, tenaga kesehatan diminta melakukan isolasi terhadap penderita minimal tujuh hari sejak munculnya ruam, pemberian vitamin A sesuai usia, serta penanganan medis sesuai kondisi pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr. drg. Armin AR., M. Kes, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak.

“Kami telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh puskesmas agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat upaya pencegahan. Saat ini terdapat delapan kasus suspek campak di Kelurahan Wiringpalennae yang memenuhi kriteria KLB, sehingga perlu langkah cepat agar tidak meluas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.

“Kami mengimbau para orang tua untuk segera memeriksa status imunisasi anaknya, khususnya imunisasi MR. Jika anak mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan muncul ruam pada kulit, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan,” tambahnya.

Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas serta memastikan kasus campak di Kabupaten Wajo dapat segera dikendalikan. (Deden)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version