PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Direktur Pukat Sulsel, Farid Mamma, meminta perhatian publik tidak lagi terfokus pada polemik pribadi yang menyeret perempuan berinisial T alias Melati dengan seorang oknum TNI berinisial W, melainkan pada masa depan anak yang kini masih berada dalam kandungan.
Menurut Farid, anak tersebut tetap memiliki hak yang wajib dilindungi negara, terutama terkait identitas, administrasi kependudukan, hingga kepastian hukum setelah lahir nanti.
“Yang harus dipikirkan sekarang adalah nasib anak dalam kandungan ini. Ketika lahir nanti, dia membutuhkan identitas yang jelas, akta kelahiran, dan kepastian administrasi kependudukan untuk masa depannya,” ujar Farid.
Beberapa pekan terakhir, nama Melati ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan sengketa pengakuan anak dengan oknum TNI tersebut. Situasi semakin berkembang setelah video lama tahun 2024 kembali beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi publik.
Di tengah sorotan itu, Melati memilih menghindari polemik berkepanjangan dan lebih memusatkan perhatian pada kondisi kehamilannya yang kini memasuki usia lima bulan.
Ia mengaku tidak ingin masa lalu terus menjadi perdebatan, sementara masa depan anak yang dikandungnya justru terabaikan.
“Kita fokus saja ke masa depan anak ini,” ucapnya pelan.
Melati mengatakan, persoalan yang dihadapinya saat ini bukan lagi sekadar konflik hubungan pribadi antara dua orang dewasa, tetapi sudah menyangkut masa depan seorang anak yang menurutnya tidak boleh menjadi korban keadaan.
