Hadiri Pesta Durian PSMTI, Dirjen Bimas Kristen dan Gubernur Sulut Puji Tingginya Toleransi di Papua Barat

Ramzy
Ramzy 20 Pembaca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Melalui kehadiran sang Dirjen, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyokong kegiatan keagamaan yang berorientasi pada penguatan tali persaudaraan, nilai-nilai toleransi, serta solidaritas antarumat beragama.

Ketua PSMTI Papua Barat, Alexander Iriandi, menegaskan bahwa aksi membagikan 1.000 buah durian ini bukan sekadar agenda bagi-bagi takjil buah biasa, melainkan sebuah simbol luapan rasa syukur atas kelancaran seluruh prosesi Pesparawi Nasional XIV.

“Ini lebih dari sekadar berbagi buah durian, ini adalah perayaan syukur atas suksesnya Pesparawi di Manokwari. Menariknya, durian-durian ini kami borong langsung dari petani lokal dengan harga pasar yang layak, sebagai langkah nyata kami dalam menyokong perekonomian warga setempat,” tutur Alexander.

Tak pelak, ribuan peserta dan warga lokal tampak begitu antusias melahap buah eksotis tersebut bersama-sama. Sekat-sekat perbedaan seketika lebur dalam atmosfer kekeluargaan yang kental, saat seluruh kontingen dari berbagai provinsi berkumpul, bercengkerama, dan saling melempar cerita.

Kemeriahan malam penutupan itu pun mencapai puncaknya ketika letupan kembang api mulai menghiasi dan mempercantik langit malam Manokwari, memberikan salam perpisahan yang manis bagi akhir pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Pesta Durian yang diinisiasi oleh PSMTI ini pada akhirnya bukan sekadar ajang makan bersama, melainkan simbol kokoh bahwa sinergi, toleransi, dan persaudaraan sejati bisa tumbuh subur lewat kolaborasi seluruh elemen bangsa. Kehadiran para petinggi pemerintah pusat, daerah, organisasi masyarakat, hingga ribuan peserta menegaskan satu hal: Pesparawi Nasional XIV telah meninggalkan warisan berharga berupa persatuan yang mengakar kuat di bumi Papua. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Wabup Sudirman Bungi Tegaskan Upaya Represif terhadap Serangan Hama Padi di Pinrang

[ruby_related total=5 layout=5]

Tinggalkan Komentar