Haru dan Bahagia Menyatu, Warga Perantau Sulsel Sambut Hangat Kloter 2 Kontingen Pesparawi XIV di Manokwari

Ramzy 78 Pembaca
5 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MANOKWARI – Menggunakan dua maskapai penerbangan, Lion Air dan Super Air Jet, sebanyak 55 anggota Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 resmi bertolak dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (17/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 WITA.

Setelah mengudara selama kurang lebih 2 jam 40 menit dalam kondisi cuaca yang bersahabat, burung besi milik Lion Group tersebut mendarat dengan mulus di Bandara Rendani, Manokwari, tepat pukul 07.00 WIT. Kehadiran pesawat ini sekaligus membawa gelombang peserta Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, yang selain dari Sulsel, juga membawa kontingen dari Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk Kloter 2 ini, delegasi Sulsel diperkuat oleh 21 orang yang merupakan Panitia Pemberangkatan serta Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulsel. Sementara itu, 34 orang lainnya adalah rombongan utusan LPPD Kota Palopo—terdiri dari peserta kategori Paduan Suara Anak (PSA), Solo Remaja Pemuda Puteri, pelatih, official, serta orang tua pendamping—yang dipimpin langsung oleh Ibu Emy Ibrahim.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan langsung pecah begitu rombongan Kloter 2 yang dipimpin oleh Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th, dan Ketua Panitia Pemberangkatan, Alfred CB, SS, menapakkan kaki di gerbang keluar Bandara Rendani, Sowi, Distrik Manokwari Selatan. Di sana, ratusan warga perantau asal Bumi Sawerigading—yang mayoritas merupakan masyarakat suku Toraja—telah menyemut dan bersiap memberikan sambutan hangat.

Prosesi penyambutan adat dan rohani pun dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Martina S. Rumpawe, S.Th. Sebagai bentuk penghormatan dan persaudaraan antardaerah, dilakukan pula penyematan Topi Adat Papua kepada Pdt. Adrie O. Massie dan Alfred CB, yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, SE, M.Si, bersama Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat, Ir. Kornelius Mangalik, serta Pengurus IKT Manokwari, Sovian L. Lipu.

Setelah sesi penyambutan yang meriah di gerbang bandara ditutup dengan foto bersama, rombongan Kloter 2 Kontingen Sulsel kemudian diarahkan menuju Kompleks Kantor Badan Pengembangan SDM Provinsi Papua Barat. Fasilitas ini akan bertindak sebagai markas komando sekaligus tempat menginap bagi para duta seni suara asal Sulsel selama kompetisi berlangsung.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version