Hilal Minus, Kemenag Sulsel Tegaskan Sidang Isbat Jadi Penentu Awal Ramadan

Ramzy 311 Pembaca
4 Menit baca

Tambah Kakan Kemenag Sulsel lagi, berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan teknologi dari Badan Hisab Rukyat maupun BMKG Sulsel, posisi hilal saat matahari terbenam di Indonesia masih berada pada minus 1 derajat 5 menit. Dengan posisi tersebut, peluang hilal untuk dirukyat dinilai sangat kecil.

Selain faktor ketinggian dan elongasi, kata Ali Yafid, kondisi cuaca turut menjadi tantangan tersendiri. Mendung atau tutupan awan dapat menghambat proses pengamatan, sehingga seluruh variabel tersebut menjadi bahan pertimbangan sebelum diambil keputusan.

Ia mengungkapkan, hasil rukyatul hilal di Sulsel bersama laporan dari seluruh titik pemantauan di Indonesia selanjutnya akan disampaikan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan dalam Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung malam ini di Jakarta.

Terkait kemungkinan adanya perbedaan awal Ramadan, Ali Yafid mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan. Ia menilai, masyarakat Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, telah berpengalaman menyikapi perbedaan penetapan 1 Ramadan tanpa menimbulkan konflik sosial.

Pengalaman tersebut, kata dia, menunjukkan perbedaan tidak harus berujung pada perpecahan. Ia berharap masyarakat tidak terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif dan tetap mengedepankan sikap saling menghormati.

Ali Yafid juga menyinggung perkembangan gagasan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mulai didorong di sejumlah negara dan forum internasional seperti OKI dengan pendekatan visibilitas global. Namun untuk saat ini, Indonesia tetap berpegang pada kriteria yang telah disepakati bersama negara-negara MABIMS sebagai dasar resmi penetapan pemerintah.

Dengan pendekatan ilmiah, musyawarah, serta semangat kebersamaan, pemerintah berharap penetapan awal Ramadan 1447 H dapat diterima secara bijak oleh seluruh elemen masyarakat, tandas Ali Yafid. (Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version