Sementara itu, Ketua PW IPHI Sulsel, Meity Rahmatia, menegaskan kepengurusan yang baru dilantik akan segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sulsel untuk melantik pengurus cabang sekaligus memperkuat struktur hingga tingkat kabupaten/kota.
Menurut Meity, dengan jumlah jamaah haji yang mencapai sekitar 221 ribu orang tahun ini, IPHI menghadapi tantangan besar dalam pembinaan dan pemberdayaan. Ia menekankan, kemabruran haji tidak berhenti pada momentum wukuf di Tanah Suci, tetapi harus terus terjaga ketika para jamaah kembali ke daerah masing-masing dan mengambil peran aktif dalam mendidik serta membina masyarakat.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk melepaskan kepentingan pribadi demi menjaga ukhuwah. Pascapelantikan, IPHI Sulsel akan menggelar rapat koordinasi guna menyusun program kerja dalam rangka melestarikan kemabruran haji sepanjang hayat, selaras dengan tema pelantikan, “Melestarikan Haji Mabrur Sepanjang Hayat”.
Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi IPHI Sulsel untuk meneguhkan kembali jati diri organisasi sebagai wadah persaudaraan haji yang mampu memberi kontribusi nyata bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Sulawesi Selatan. (Hdr)
