Kasdam XIV/Hasanuddin: Jadikan Penugasan RI–PNG Sebagai Kehormatan dan Kebanggaan

Ramzy
Ramzy 16 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Ayi Lesmana, SE., memimpin pelepasan prajurit Satgas Yonif 726/Tamalatea yang akan mengikuti Latihan Pratugas Operasi (LPO) Satgas RI–PNG Kewilayahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Fasharkan Koarmada VI, Jalan Yos Sudarso, Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Selasa (16/6/2026).

Pelepasan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini. Seluruh personel Satgas Yonif 726/Tamalatea diberangkatkan menuju Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Batujajar, Bandung, Jawa Barat, menggunakan KRI Teluk Kendari-518 untuk mengikuti program latihan pratugas yang telah disiapkan.

Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan, kesiapan fisik dan mental, serta profesionalisme prajurit agar mampu melaksanakan tugas operasi secara optimal di daerah penugasan. Melalui latihan yang terukur dan berstandar operasional, para prajurit diharapkan memiliki kesiapan menyeluruh dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah perbatasan.

Dalam arahannya, Kasdam XIV/Hasanuddin menegaskan pentingnya kesiapan personel dan perlengkapan sebelum memasuki tahapan latihan. Ia mengingatkan bahwa setiap penugasan merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Cinta yang Keras dari Ruang Operasi
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!