“Tak ada laporan korban jiwa, hanya satu warga dilarikan kerumah sakit. Namun longsor di jalur Palopo ke Toraja Utara menyebabkan kendaraan roda empat belum bisa dilalui hingga Minggu 9 Oktober 2022 malam ini,” kata Baso M, dari Balai Besar Jalan Nasional Sulawesi Selatan.
Tanah longsor itu dipicu oleh hujan deras yang terjadi terus-menerus selama beberapa hari terakhir.
Di kilometer 17 warga memanfaatkan peristiwa tersebut untuk mendapatkan uang. Mereka mengutip upah Rp50 ribu kepada pengendara yang ingin kendaraannya didorong melewati medan yang berat. (yus)
