Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Ramzy
Ramzy 327 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Abdullah menambahkan bahwa program tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan menunjuk penanggung jawab di masing-masing wilayah yang akan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pertanian agar pelaksanaannya dapat berjalan cepat.

“Kami sudah menunjuk PIC dan akan berhubungan langsung setiap saat dengan jajaran Pak Menteri. Karena kami ingin gerak cepat untuk membantu program pemerintah. Harapan kami sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo bagaimana kita bisa cepat menuntaskan kemiskinan, bagaimana kita bisa menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

Selain itu, Abdullah juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Mentan Amran yang dinilai memiliki pemahaman kuat terhadap sektor pertanian dari sisi teknis maupun bisnis. “Pak Menteri luar biasa. Beliau memahami teknik pertanian sekaligus bisnis pertanian dari hulu hingga hilir. Jika dua hal ini berjalan bersama, insya Allah program ini bisa berhasil,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menyambut baik gagasan KAHMI dan siap mendukung pengembangan program, khususnya melalui penyediaan benih komoditas yang sejalan dengan program strategis Kementan. Beberapa komoditas yang direncanakan untuk dikembangkan dalam program tersebut antara lain tebu, jagung, dan sejumlah komoditas perkebunan strategis lainnya.

“Projek ini bisa diselaraskan dengan program strategis Kementan yaitu pengembangan komoditas perkebunan strategis, seperti kopi, mete, kelapa, dan sebagainya yang demand-nya tinggi di dunia. Selain itu, kita juga sedang mendorong komoditas jagung yang offtakernya dapat diserap Bulog,” ucapnya.

Mentan Amran menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat dan elemen bangsa menjadi bagian penting dalam mempercepat pengembangan sektor pertanian. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan pengembangan komoditas unggulan di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui produksi yang lebih produktif dan bernilai tambah. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Camping Rohani Orang Muda Katolik Saluampak Youth Day
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!