Konsisten Berkarya di Era Digital, Slamet Abdul Wahab Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Ramzy 15 Pembaca
5 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, banyak profesi yang kini mampu beradaptasi dengan era digital. Salah satunya adalah Slamet Abdul Wahab, anggota Polri yang tidak hanya mengabdikan diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga aktif sebagai konten kreator yang menghadirkan berbagai konten edukasi di dunia maya.

Slamet Abdul Wahab merupakan anggota Polri yang memulai karier kepolisiannya pada tahun 2005. Penempatan pertamanya berada di Polres Sinjai sebelum akhirnya bertugas di Polres Pelabuhan Makassar pada tahun 2010 hingga sekarang.

Pria yang menempuh pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini mengaku tertarik menjadi konten kreator setelah melihat perkembangan dunia digital yang membuka peluang bagi siapa saja untuk berkarya dan memperoleh penghasilan tambahan.

“Awalnya saya sering melihat konten di TikTok dan melihat banyak orang yang bisa memperoleh penghasilan dari media sosial. Saat dijalani ternyata tidak semudah yang dibayangkan, butuh proses panjang, konsistensi, dan kerja keras,” ujar Slamet.

Saat ini, Slamet aktif menggunakan berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram untuk membuat konten edukasi serta konten affiliate. Menurutnya, media sosial bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk berbagi ilmu dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dirinya membuat konten adalah untuk memperoleh tambahan penghasilan yang halal sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai peluang pekerjaan dan usaha di dunia digital.

“Melalui konten yang saya buat, saya ingin memberikan pemahaman bahwa dunia digital bisa menjadi peluang mencari penghasilan secara halal apabila dimanfaatkan dengan baik dan bijak,” katanya.

Meski memiliki kesibukan sebagai anggota Polri, Slamet tetap mampu membagi waktu antara tugas kedinasan dan aktivitas sebagai konten kreator. Ia mengaku biasanya membuat konten setelah menyelesaikan seluruh tugas kantor.

“Pulang kantor baru saya membuat konten. Jadi tugas sebagai anggota Polri tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurut Slamet, tantangan terbesar menjadi konten kreator adalah kenyataan bahwa kesuksesan tidak bisa diraih secara instan. Banyak orang melihat hasil akhirnya, namun tidak mengetahui proses panjang yang harus dilalui untuk membangun audiens dan menghasilkan konten yang berkualitas.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version