Lebih lanjut, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengingatkan bahwa tugas hakiki seorang prajurit adalah berlatih dan siap bertempur demi kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, seluruh prajurit dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap tugas yang diberikan.
Selain menekankan aspek profesionalisme keprajuritan, Pangdam juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar satuan. Menurutnya, kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman sekaligus manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kalian hidup di tengah masyarakat dan menjadi pionir di wilayah ini. Pastikan kehadiran kalian tidak menimbulkan rasa takut, tetapi justru membawa manfaat bagi masyarakat. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk membantu. Bangun kolaborasi dengan Kodim, koordinasikan dengan pemerintah daerah, dan bersinergilah dengan seluruh pemangku kepentingan agar keberadaan kalian benar-benar berarti bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Pangdam XIV/Hasanuddin berharap seluruh prajurit Yonif TP 919/Sangia Dowo dapat menjadi prajurit yang profesional, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi, sehingga kehadiran satuan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana. (*Rz)
