Lautan Manusia di Manokwari, Kontingen Sulsel Tampil Paling Heboh di Karnaval Pesparawi 2026

Ramzy 16 Pembaca
5 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MANOKWARI – Kemeriahan luar biasa membungkus Kota Manokwari, Papua Barat, pada Jumat (19/6/2026) sore. Karnaval Budaya megah bertajuk “Dari Tanah Papua untuk Indonesia” sukses digelar sebagai bagian dari *kick-off* Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Sebanyak 38 provinsi dari seluruh penjuru tanah air mengirimkan kontingen terbaiknya untuk memamerkan kekayaan warisan budaya nusantara.

Ketua Panitia Pesparawi Nasional XIV, Yacob S. Fonataba, menegaskan bahwa parade budaya ini bukan sekadar tontonan, melainkan momentum krusial bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman. Menurutnya, event ini menjadi jembatan emas dalam memperkokoh tali persaudaraan sekaligus merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Ia pun menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat Papua Barat bersatu padu menyukseskan agenda akbar ini.

“Karnaval ini adalah panggung solidaritas nyata untuk mempertebal iman, mempererat persaudaraan, dan mengokohkan toleransi beragama di Indonesia, khususnya di bumi Papua Barat,” ujar Yacob dengan penuh optimisme.

Dalam kesempatan tersebut, Yacob juga melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang telah menyokong penuh persiapan Pesparawi Nasional XIV yang dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, tepatnya dari tanggal 18 hingga 28 Juni 2026. Dukungan tersebut mengalir dari Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari, jajaran TNI-Polri, Kementerian Agama, hingga elemen masyarakat.

Senada dengan hal itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani dalam sambutannya, menilai karnaval budaya ini memegang peranan strategis. Bukan hanya efektif mengikis ego kedaerahan dan memupuk rasa cinta tanah air, parade ini juga menjadi ajang etalase untuk mempromosikan Manokwari sebagai destinasi yang aman, religius, serta penuh kehangatan dalam bingkai toleransi.

“Agenda masif seperti ini sangat vital untuk merekatkan kohesi sosial, membakar semangat nasionalisme lewat budaya, sekaligus menegaskan kepada para tamu dari 38 provinsi bahwa Manokwari dan Papua Barat adalah rumah yang ramah bagi siapa saja,” tutur Lakotani.

Demi kelancaran acara, Lakotani juga menitipkan pesan penting kepada seluruh peserta karnaval agar tetap mengedepankan ketertiban, menjaga kekompakan tim, serta selalu menyelaraskan langkah dengan instruksi dari panitia dan aparat keamanan di lapangan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version