Mahasiswa INTI Gelar Bimbingan Konseling dengan Tema Penanganan Kekerasan Seksual 

Mahyuddin 298 Pembaca
3 Menit baca

Mardianto Salam menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik awal dalam upaya yang lebih serius dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual terhadap anak-anak dan remaja.

“Dampak kekerasan seksual sangat besar. Korban sering mengalami trauma mendalam yang mengganggu aktivitas mereka, baik dalam keluarga, maupun aktivitas studi mereka. Oleh karena itu, kita harus terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dan remaja kita,” tegas Mardianto Salam.

Arini Aprilia, selaku Ketua Himpunan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini kita semua dapat semakin peduli dan peka terhadap masalah pelecehan seksual pada anak usia dini. Kasus ini bukan hanya menjadi masalah keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat.

“Saya berharap kegiatan yang kita laksanakan hari ini tidak hanya berhenti sampai di sini. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi dalam upaya mencegah dan menangani kasus pelecehan seksual,” kata Arini Aprilia.

Arini Aprilia juga berharap Himpunan Program Studi PGSD dapat menjadi rumah bagi seluruh mahasiswa PGSD. “Di sini, kalian bisa berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyalurkan segala aspirasi serta keresahan. Pintu kami selalu terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan bantuan,” pungkas Arini semangat. ( ab/r )

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version