Makassar Mulai Uji Layanan “Pete-pete Laut” untuk Warga Kepulauan

Ramzy
Ramzy 27 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Muhammad Rheza mengatakan Pemerintah Kota Makassar akan memulai uji coba layanan transportasi laut “Pete-pete Laut” pada Jumat (12/6/2026) sebagai upaya memperkuat konektivitas masyarakat kepulauan.

Peluncuran perdana layanan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin ke Pulau Barrang Lompo dan sejumlah pulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Kami sudah lakukan uji coba, sehingga rencana soft launching program Pete-pete Laut hari Jumat, tanggal 12 Juni, di Pulau Barrang Lompo,” kata Rheza, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, program Pete-pete Laut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih mudah dijangkau masyarakat pulau. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat mendukung akses pendidikan, kesehatan, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik lainnya.

Pada tahap awal, layanan akan menggunakan satu unit kapal kayu milik operasional Dinas Perhubungan dengan kapasitas sekitar 25 hingga 30 penumpang dalam setiap perjalanan.

Rheza menjelaskan, operasional sementara direncanakan berlangsung satu kali dalam sepekan sambil menunggu evaluasi kebutuhan dan tingkat pemanfaatan masyarakat. Keterbatasan anggaran operasional, terutama untuk kebutuhan bahan bakar, menjadi pertimbangan penentuan frekuensi pelayaran pada tahap awal.

“Karena ini masih tahap awal dan belum memiliki anggaran khusus, maka sementara kami memanfaatkan kapal operasional yang sudah ada,” ujarnya.

Meski demikian, Pemerintah Kota Makassar disebut tetap berkomitmen mengembangkan layanan tersebut sesuai kebutuhan masyarakat kepulauan. Jika tingkat penggunaan menunjukkan tren positif, frekuensi pelayaran akan dievaluasi kembali melalui dukungan anggaran pada perubahan APBD mendatang.

Rheza mengatakan, layanan Pete-pete Laut diprioritaskan bagi warga yang membutuhkan mobilitas rutin, seperti pelajar, tenaga kesehatan, guru, dan masyarakat yang memiliki aktivitas antarpulau secara berkala.

Baca juga :  Rumah Zakat Terus Tunjukkan Profesionalisme, Raih Predikat ''Sangat Baik'' dan ''Transparan"

Menurut dia, jadwal operasional nantinya akan disesuaikan dengan pola aktivitas masyarakat kepulauan melalui koordinasi bersama warga setempat.

“Karakteristik masyarakat pulau berbeda dengan masyarakat di daratan. Karena itu jadwal operasional akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar layanan ini benar-benar memberikan manfaat yang optimal,” katanya.

Ia menambahkan, armada yang digunakan telah dilengkapi nahkoda dan kru berpengalaman karena sebelumnya merupakan kapal bantuan Kementerian Perhubungan yang selama ini berada dalam pengelolaan Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Rangkaian kegiatan peluncuran akan diawali dengan keberangkatan rombongan Pemerintah Kota Makassar menuju Pulau Barrang Lompo. Di lokasi tersebut akan dilaksanakan seremoni peluncuran yang dirangkaikan dengan agenda pelayanan masyarakat dan penyaluran bantuan.

Sejumlah perangkat daerah dijadwalkan ikut terlibat, di antaranya Dinas Pendidikan yang akan menyerahkan bantuan beasiswa serta bantuan bibit untuk mendukung aktivitas masyarakat kepulauan.

Selain menghadiri peluncuran, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga dijadwalkan meninjau sejumlah program pembangunan di wilayah kepulauan, termasuk lokasi rencana pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di Pulau Barrang Lompo.

Usai seremoni, armada Pete-pete Laut akan langsung melakukan perjalanan uji coba menuju Pulau Bonetambu sebagai bagian dari evaluasi awal operasional layanan.

“Setelah launching, kita akan melakukan trial menuju Pulau Bonetambu,” ujar Rheza.

Menurut dia, perjalanan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi rombongan pemerintah kota untuk merasakan langsung layanan Pete-pete Laut serta meninjau kebutuhan masyarakat dan infrastruktur di wilayah kepulauan. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!