Melawan Penjarahan Digital: Deklarasi HPN 2026 Menuntut Keadilan Bagi Karya Jurnalistik

Ramzy 301 Pembaca
4 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, SERANG – Momentum bersejarah tercipta saat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersinergi dengan Dewan Pers, konstituen organisasi media, serta serikat perusahaan pers untuk mematri kesepakatan krusial. Dalam kemeriahan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, mereka meresmikan sebuah deklarasi monumental yang merangkum delapan pilar pernyataan sikap demi masa depan industri informasi.

Prosesi penandatanganan pakta ini menjadi puncak dari Konvensi Nasional Media Massa yang mengusung tema visioner, “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik”. Perhelatan ini diselenggarakan dengan khidmat di jantung Kota Serang, Provinsi Banten, pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang didampingi oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, berdiri bersama para representasi organisasi media untuk menyuarakan manifesto tersebut. Kehadiran para tokoh ini mempertegas soliditas insan pers dalam menghadapi disrupsi teknologi yang kian masif.

Deklarasi kolektif ini menggarisbawahi peran sakral pers nasional sebagai penjaga nyala api demokrasi. Pers berkomitmen untuk terus mengawal tegaknya supremasi hukum, melindungi hak asasi manusia, serta menjadi perekat keberagaman dalam bingkai kebhinekaan yang selama ini menjadi fondasi bangsa.

Lebih dari sekadar pembawa berita, pers mengemban mandat sebagai dirigen opini publik melalui diseminasi informasi yang presisi dan kredibel. Secara simultan, pers menjalankan fungsi pengawasan sosial yang tajam melalui kritik konstruktif dan koreksi kebijakan, demi memastikan keadilan serta kebenaran tetap tegak di tengah masyarakat.

Kendati demikian, jalan yang ditempuh pers kini kian terjal akibat berbagai dinamika strategis. Berbagai ancaman mulai membayangi, mulai dari erosi kemerdekaan pers, ketidakpastian stabilitas ekonomi di ruang redaksi, hingga kerentanan perlindungan fisik maupun hukum bagi para jurnalis di lapangan.

Tak hanya itu, poin krusial dalam deklarasi ini adalah tuntutan keras terhadap raksasa teknologi dan pengembang Kecerdasan Buatan (AI). Pers mendesak adanya kompensasi yang adil, rasional, dan proporsional atas pemanfaatan aset jurnalistik yang selama ini dieksploitasi sebagai bahan baku data tanpa imbal balik yang sepadan.

Isi Deklarasi

Berikut adalah naskah lengkap delapan butir pernyataan sikap yang dicanangkan pada peringatan HPN 2026:

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version