Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia juga menekankan pentingnya membangun dialog dan kerja sama lintas iman demi menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun. Justru keberagaman menjadi kekuatan untuk bersama-sama merajut persaudaraan sejati demi Indonesia yang damai, harmonis, dan rukun,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi tradisi positif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persatuan dan kebersamaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama, sebelum para tamu undangan menikmati hidangan berbuka puasa dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh nilai toleransi dan mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Makassar, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang saling menghargai. (And)
