Pangdam juga menekankan pentingnya kesiapan mental, soliditas satuan, serta keteguhan hati dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat di Papua. Menurutnya, tugas operasi merupakan bentuk pengabdian tertinggi seorang prajurit kepada bangsa dan negara. Karena itu, setiap prajurit diminta menjaga kehormatan satuan, menjunjung tinggi disiplin, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan penuh keyakinan, Pangdam XIV/Hasanuddin menyampaikan pesan inspiratif agar seluruh prajurit melangkah dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah. Penugasan ini bukan sekadar tanggung jawab militer, tetapi panggilan Ibu Pertiwi untuk menjaga kedaulatan dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Semangat, loyalitas, dan profesionalisme prajurit Yonif 725/Woroagi diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. (*Rz)
