Munafri Tekankan Toleransi dan Kolaborasi saat Sannipata Waisak di Fort Rotterdam

Ramzy 315 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan membangun kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam momentum peringatan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), di Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam.

Dalam kegiatan Sannipata Waisak bertema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” itu, Munafri mengatakan Kota Makassar merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.

Menurut dia, kemajuan sebuah kota hanya dapat dicapai apabila seluruh unsur masyarakat mampu menjaga kebersamaan dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan sosial.

“Makassar adalah kota yang terbuka, kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan diberikan ruang yang sama untuk berdampingan,” kata Munafri.

Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kota Makassar menjadi kekuatan besar yang harus terus dirawat melalui kerja sama lintas agama, budaya, dan komunitas.

Karena itu, Munafri meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar memberi dukungan lebih optimal terhadap program Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar.

Menurutnya, penguatan dukungan tersebut penting agar berbagai kegiatan yang bertujuan mempererat kerukunan dan toleransi antarumat beragama dapat berjalan lebih maksimal.

“Saya ingin menyampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Makassar agar bisa dipikirkan penambahan dukungan kegiatan bagi teman-teman di FKUB,” ujarnya.

Munafri juga menekankan pembangunan Kota Makassar tidak dapat dilakukan secara parsial ataupun dengan mengedepankan kepentingan masing-masing pihak.

Ia mengatakan, kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Karena itu, kekuatan untuk membangun kota ini harus dimulai dari kebersamaan, sinergi yang baik, dan kolaborasi yang menghasilkan manfaat untuk semua,” katanya.

Munafri berharap semangat Hari Trisuci Waisak dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan nilai kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar.

“Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman yang kita miliki bersama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh agama Buddha, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keagamaan, FKUB, jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta ratusan umat Buddha yang mengikuti rangkaian peringatan Waisak dengan khidmat. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version