Orang Tua Siswa Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026 Non Domisili di SMPN 25 Makassar

Ramzy
Ramzy 19 Pembaca
6 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

“Kami sebagai orang tua siswa merasa terbantu dengan sistem SPMB yang responsif, transparan dan akuntabel, sehingga semua tahapan berjalan jujur tanpa ada permainan.” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan awak media, SMPN 25 Makassar yang berlokasi di Jalan Sanrangan Kompleks Dwi Darma, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, terpantau berjalan kondusif selama pelaksanaan SPMB 2026 jalur Non Domisili.

Kondisi tersebut terlihat dari pelayanan yang berlangsung tertib, dengan panitia yang tetap siaga (standby) dan responsif melayani orangtua siswa sejak tahap pendaftaran hingga proses verifikasi berkas peserta didik baru.

Hal tersebut juga ditandai dengan keterlibatan langsung Kepala UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar, Drs. H. Nurhadi Taiya, M.Pd., yang turun langsung melayani sekaligus mengedukasi para orang tua siswa terkait persyaratan pada masing-masing jalur penerimaan.

Kepsek Drs. H. Nurhadi Taiya, M.Pd., juga mengimbau para orang tua agar mulai mempersiapkan dokumen kependudukan sejak dini, terutama bagi yang belum lulus pada jalur Non Domisili sebagai syarat utama jika nantinya mengikuti jalur Domisili.

Dihadapan orangtua siswa, Kepsek Nuhadi menegaskan bahwa masih ada jalur Domisili sebagai tahap berikutnya, sehingga orang tua tidak perlu berkecil hati karena masih memiliki peluang untuk mendaftarkan anaknya sesuai ketentuan alamat dan domisili yang tertera dalam dokumen kependudukan.

Ia menjelaskan, sistem pada jalur domisili nantinya menggunakan titik koordinat alamat yang tercantum dalam Kartu Keluarga untuk mengukur jarak terdekat antara tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan.

Tentunya, langkah tersebut bagi orang tua siswa merupakan bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam mengawal seluruh tahapan penerimaan murid baru agar berlangsung objektif, akuntabel, transparan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Baca juga :  Jaksa Bantaeng Raih Adhyaksa Awards 2025 untuk Pemberantasan Korupsi

Menurut orangtua siswa, pelayanan yang diberikan kepala sekolah bersama panitia berlangsung secara humanis. Bahkan, kata orangtua siswa, panitia turut menyediakan makanan dan minuman bagi orang tua yang datang ke sekolah untuk berkonsultasi maupun menyelesaikan persoalan administrasi.

“Pelayanannya sangat baik. Kepala sekolah juga terlihat sibuk membantu dan memberikan penjelasan kepada orang tua. Kami merasa dilayani dengan baik,” kata salah satu orang tua yang menemani anaknya.

Seiring rampungnya penerimaan jalur Non Domisili, Dinas Pendidikan Kota Makassar kini membuka pendaftaran jalur domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Juni 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan jalur domisili diperkirakan akan menjadi jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

Untuk itu, mekanisme pendaftaran dibedakan antara jenjang TK, SD, dan SMP agar beban sistem dapat terdistribusi dengan lebih baik.

“Kami membuka jalur non-domisili lebih dahulu untuk mengurangi kepadatan, setelah itu baru jalur domisili dibuka,” ujarnya.

“Dengan sistem yang ada saat ini kami optimistis proses pendaftaran dapat berjalan lancar,” tambahnya menandaskan (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!