Orang Tua Siswa Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026 Non Domisili di SMPN 25 Makassar

Ramzy 15 Pembaca
6 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur Non Domisili di UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar menuai apresiasi dari orang tua siswa.

Pasalnya, selama proses penerimaan yang berlangsung sejak pendaftaran, pembuatan akun, verifikasi berkas hingga pengumuman kelulusan dinilai berjalan transparan, tertib, dan sesuai tahapan melalui sistem daring berbasis Super Apps Lontara Plus.

Diketahui, hasil seleksi tahap pertama jalur non domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP telah rampung dan diumumkan pada Kamis (18/6/2026) petang.

Khusus di SMPN 25 Makassar, sekolah juga telah melaksanakan wawancara bersama orang tua siswa yang lulus jalur non domisili guna menyosialisasikan tata tertib sekolah.

Selain itu, panitia SPMB SMPN 25 Makassar turut memasukkan para orang tua ke dalam grup WhatsApp sebagai sarana penyampaian informasi terkait persiapan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

Rahman, salah seorang orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya melalui jalur Non Domisili kategori prestasi akademik, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan panitia tim verifikator SPMB SMPN 25 Makassar.

Menurutnya, panitia sangat responsif dalam membantu setiap kendala yang dihadapi peserta selama proses pendaftaran online.

“Saat pendaftaran online, panitia di sekolah langsung menghubungi via WhatsApp ketika berkas yang diunggah belum sesuai saat divalidasi. Panitia juga memberikan arahan untuk memperbaikinya sehingga proses pendaftaran dapat dilanjutkan,” ujar Rahman, Minggu (21/6/2026).

Lanjut Rahman menuturkan, Proses pelaksanaan SPMB 2026 di SMPN 25 Makassar berjalan secara transparan dan akuntabel dengan mengedepankan keterbukaan informasi pada setiap tahapan seleksi.

Kata dia, seluruh proses, mulai dari pendaftaran, unggah berkas, verifikasi, hingga pengumuman kelulusan dilakukan secara sistematis melalui platform daring berbasis Super Apps Lontara Plus.

Ia menegaskan, setiap tahapan dapat dipantau oleh peserta dan orang tua siswa, sehingga proses seleksi berlangsung terbuka tanpa adanya informasi yang tertutup.

“Panitia juga memberikan layanan pendampingan baik secara daring maupun langsung di sekolah untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan akses dan pemahaman yang sama terkait persyaratan administrasi,” terangnya.

Rahman menilai mekanisme verifikasi dilakukan secara berjenjang oleh tim verifikator SPMB SMPN 25 Makassar guna memastikan data yang diinput sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini kata dia menjadi bagian dari upaya mewujudkan prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan penerimaan murid baru.

Dengan sistem yang terintegrasi dan pengawasan langsung dari pihak sekolah serta Dinas Pendidikan, pelaksanaan SPMB 2026 di SMPN 25 Makassar diharapkan terus menjaga integritas, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi penerimaan siswa baru.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version