“Saya berharap hasil panen ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di desa ini,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan panen jagung ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga serta meningkatkan ketahanan pangan.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Sinjai H. Kamaruddin menjelaskan bahwa jagung hibrida merupakan salah satu komoditas unggulan dengan produktivitas tinggi dan potensi pasar yang besar.
“Jagung hibrida memiliki prospek yang sangat baik dalam mendukung swasembada pangan. Dengan pengelolaan yang optimal, komoditas ini mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Panen jagung di Dusun Topisi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, sehingga cita-cita kemandirian pangan di Kabupaten Sinjai dapat terwujud secara berkelanjutan. (iz)
