Sekedar diketahui, 40 persen anggota IHC adalah medis. Mulai dokter, perawat dan 40 persen dari Psikologi. Sisanya dari berbagai kalangan.
“Kita berharap dengan pengurus yang baru betul-betul melahirkan kompetensi alumni dan bisa mengedukasi masyarakat sulawesi selatan bahwa hipnosis adalah mulia,” pungkas Ketum DPN KITA IHC.
Ditempat yang sama, Ketua DPD KITA IHC Sulsel Muhammad Fadli menuturkan terkait soal program dalam waktu dekat sejalan dengan program pusat.
Wadah ini akan menghimpun para hynopsis yang ada di Sulawesi Selatan. Kalau selama ini hynopsis dianggap negatif, maka tentu ini tugas kami memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pandangan negatif.
“Hynopsis itu adalah positif. Artinya bisa digunakan sebagai sarana pengobatan terutama pysecomatys,” tutur Fadli.
Lanjut, kedepan para alumni IHC Sulsel lebih intensif melakukan kegiatan-kegiatan seminar agar bisa mengedukasi masyarakat tentang manfaat dari hynopsis sebagai salah satu sarana pengobatan. “Jadi hynopsis itu sarana pengobatan,” tutupnya.
Turut hadir Sekjen DPN KITA IHC Idewa Adiyadnya, Ketua DPP PKHI Ir. Avifi Arka dan jajaran pengurus DPD KITA IHC Sulsel. (*Rz)
