PEDOMANRAKYAT, LUWU TIMUR — Suasana khidmat menyelimuti Gereja Protestan di Luwu (GPIL) jemaat Baitani, Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (3/4/2026). Sejak pukul 07.00 Wita Jemaat berkumpul dengan penuh ketenangan untuk melaksanakan ibadah Jumat Agung yang dirangkaikan dengan Sakramen Perjamuan Kudus guna mengenang pengorbanan Yesus Kristus.
Sejak pagi hari, para jemaat yang mengenakan pakaian bernuansa rapi dan sederhana mulai mengisi bangku-bangku kayu di dalam gereja. Ibadah ini dipimpin langsung oleh Ketua Klasis GPIL Mangkutana, Pendeta Swingly Alamako, S.Th. Dalam pesan rohaninya, Pendeta Swingly mengajak jemaat untuk merenungkan kembali makna kasih dan pengorbanan di tengah tantangan kehidupan modern saat ini.
Puncak prosesi terjadi saat pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus. Dengan suasana hening, jemaat menerima roti dan anggur sebagai simbol persekutuan spiritual yang sakral. Prosesi ini diikuti dengan penuh tata krama, menunjukkan kedalaman iman jemaat dalam menghayati momentum wafatnya Sang Juru Selamat.
Sepanjang pelaksanaan ibadah, situasi di Desa Margomulyo terpantau kondusif. Kelancaran acara ini tidak lepas dari persiapan panitia gereja yang terorganisasi dengan baik. Tidak hanya di dalam ruang ibadah, ketertiban juga terlihat di area luar gereja, di mana arus lalu lintas di jalur Tomoni Timur tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Ibadah yang berakhir pada pukul 08.30 WITA ini berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran tokoh agama dan keikutsertaan seluruh lapisan jemaat dalam menjaga kekhidmatan ini menjadi potret harmonisnya kehidupan beragama di Kabupaten Luwu Timur. Semangat Jumat Agung kali ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan antar-sesama warga pasca-perayaan syukur tersebut. (#)

