Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh elemen akademisi untuk bersama-sama menciptakan program-program kolaboratif yang berdampak langsung kepada masyarakat. Ia optimistis bahwa dengan komunikasi yang berkelanjutan dan kerja sama yang konkret, TNI dan perguruan tinggi dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial, sekaligus memperkuat karakter kebangsaan generasi penerus.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol silaturahmi, tetapi juga cerminan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa. Kehadiran Dandim 1408/Makassar di tengah civitas akademika UMI menjadi inspirasi bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci dalam menciptakan Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai persatuan. (*Rz)
