“Peningkatan ini adalah hasil kerja bersama. Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor unggulan seperti pariwisata, UMKM, serta pertanian,” ujar Frederik Victor Palimbong, Sabtu (28/2/26)
Menurutnya, capaian 5,36 persen menjadi sinyal positif bahwa roda perekonomian Toraja Utara bergerak ke arah yang lebih stabil dan produktif.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan daya saing daerah, termasuk membuka lapangan kerja, dan memastikan pertumbuhan ekonomi ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pertumbuhan ekonomi yang melampaui sejumlah daerah, dinilai menjadi momentum penting bagi Toraja Utara untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi yang terus berkembang di Sulawesi Selatan. (pri)
