PNUP Kenalkan Pakan Fermentasi Ampas Tahu, Peternak Itik Maros Berpeluang Pangkas Biaya

Ramzy 120 Pembaca
4 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAROS — Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Muhammad Saleh bersama tim dosen PNUP menggelar pelatihan pembuatan pakan fermentasi berbahan limbah ampas tahu bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros. Program tersebut ditujukan untuk membantu peternak itik petelur menekan biaya produksi yang selama ini banyak terserap untuk kebutuhan pakan.

Kegiatan pengabdian itu dipimpin Muhammad Saleh dengan anggota dosen Nurfiansyah, Octovianus S.R. Pasanda, Zulman Wardi, dan Rosalin. Program juga melibatkan mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Kimia Berkelanjutan (TRKB) dan D3 Analisis Kimia yang berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, KWT Anggrek dipilih sebagai mitra karena kelompok tersebut mulai mengembangkan usaha peternakan itik petelur sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga. Namun, kenaikan harga pakan komersial menjadi tantangan yang dihadapi para peternak. Tingginya biaya pakan bahkan membuat sebagian peternak mengurangi jumlah ternaknya dengan menjual beberapa ekor itik untuk memenuhi kebutuhan pakan harian.

Berangkat dari kondisi tersebut, kata Saleh, tim PKM PNUP menawarkan pemanfaatan limbah ampas tahu yang difermentasi menjadi pakan alternatif dengan kandungan nutrisi yang baik dan biaya produksi yang lebih rendah. Teknologi ini dinilai mudah diterapkan karena menggunakan bahan-bahan yang tersedia dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar peternak.

Ia menerangkan, rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan internal tim pada 9 Juni 2026 guna menyamakan persepsi serta memastikan setiap anggota memahami tugas dan tanggung jawab sebelum pelaksanaan di lapangan.

Selanjutnya, kata dia, pada 13 Juni 2026, tim melakukan sosialisasi kepada anggota KWT Anggrek. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai kebutuhan nutrisi itik petelur, manfaat fermentasi pakan, serta potensi limbah tahu sebagai bahan baku pakan alternatif.

Setelah sesi diskusi, peserta diajak ke lokasi kandang untuk mengikuti demonstrasi pembuatan pakan fermentasi, mulai dari proses pencampuran bahan hingga tahapan fermentasi menggunakan EM4.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version