Prestasi Mendunia, Guru Madrasah Sinjai Lolos Program Fulbright DAI 2026

Zainal 444 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Sinjai. Wahyuni Pratiwi, guru Bahasa Inggris Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sinjai, berhasil menorehkan capaian prestisius di tingkat internasional setelah terpilih sebagai salah satu dari empat perwakilan Indonesia dalam program Fulbright Distinguished Awards in Teaching Program for International Teachers (DAI).

Program bergengsi yang dikelola oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) ini akan dilaksanakan di Amerika Serikat pada periode Agustus hingga Desember 2026. Keikutsertaan Wahyuni Pratiwi menjadi bukti kualitas dan dedikasi pendidik madrasah yang mampu bersaing di kancah global.

Melalui program Fulbright DAI, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan akademik yang berfokus pada pengembangan kompetensi profesional guru, inovasi pembelajaran, serta pertukaran praktik terbaik dalam dunia pendidikan. Program ini juga membuka ruang kolaborasi internasional antarpendidik dari berbagai negara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H. Faried Wajedi, Jumat (30/1/2026) memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Wahyuni Pratiwi, tetapi juga mengharumkan nama madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Sinjai secara keseluruhan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa guru madrasah memiliki kapasitas dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh keikutsertaan beliau dalam program Fulbright ini,” ungkap H. Faried Wajedi.

Lebih lanjut, ia berharap pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti program di Amerika Serikat dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Transfer pengetahuan dan inovasi pengajaran dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.

"Alhamdulillah dari 100 seleksi lebih berkas yang mengikuti seleksi hanya ada dua yang lolos mendapatkan beasiswa ini dan Wahyuni satu-satunya dari Kementerian Agama di Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Wahyuni Pratiwi msngucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemneterian Agama Kabupaten Sinjai yang selama inu mendukung penuh sejak ia mengikuti seleksi di bulan Mei 2025 lalu.

"Tentu ini tdak lwpas dari motivasi dan dukungan dari sekuruh pihak. Semoga kesempatan ini bisa kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu serta bisa mengaplikasikan kembali di tanah air," kata Wahyuni.

Keberangkatan Wahyuni Pratiwi ke Amerika Serikat juga dipandang sebagai langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Sekembalinya ke tanah air, diharapkan hasil pembelajaran dan jejaring internasional yang dibangun dapat segera diterapkan dan memberi dampak positif bagi peserta didik serta lingkungan madrasah di Kabupaten Sinjai.

Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan tidak ragu untuk mengambil peluang di tingkat nasional maupun internasional demi kemajuan pendidikan Indonesia. (iz)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version