PEDOMAN RAKYAT, BOGOR, Sabtu, 17 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Lumbung Informasi Rakyat (DPP LIRA) menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) II yang berlangsung pada 16-18 Januari 2026 di Bogor. Salah satu agenda utama dalam RAKERNAS kali ini adalah diskusi publik bertajuk "Membaca Masa Depan Politik Indonesia" yang menghadirkan narasumber kompeten di bidang politik dan demokrasi.
Meneguhkan Komitmen Menjaga Demokrasi
Diskusi publik ini menghadirkan Prof. Saiful Mujani, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Prof. Saiful menyoroti pentingnya menjaga mekanisme demokrasi langsung sebagai wujud kedaulatan rakyat.
"Kepemimpinan dari aspek politik harus dibangun oleh kesepakatan yang tertuang dalam konstitusi," ujar Prof. Saiful dalam diskusi tersebut. Bupati LIRA Soppeng Andi Ukkas S.TP MM yang hadir dalam Rakernas II tersebut kepada pedomanrakyat.co.id melaporkan,
Akademisi dan peneliti politik ini juga menekankan bahwa kehadiran organisasi masyarakat sipil seperti LIRA memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses demokrasi menjadi kunci untuk memastikan pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Presiden LIRA: Pilkada Langsung adalah Kedaulatan Rakyat
Presiden LIRA, Andi Syafrani, dalam kesempatan yang sama menegaskan posisi organisasinya terkait wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah. Ia menyampaikan bahwa LIRA sebagai organisasi yang lahir dari semangat reformasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga capaian-capaian demokrasi.
"LIRA adalah buah dari reformasi. Mengembalikan pemilihan kepala daerah kepada DPRD merupakan langkah mundur dari kedaulatan rakyat," tegas Andi Syafrani.
Lebih lanjut, Presiden LIRA juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilihan umum agar ke depan dapat berjalan lebih baik. Ia menekankan perlunya penguatan integritas penyelenggara pemilu dan peningkatan kesadaran politik masyarakat.
Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Organisasi
Selain diskusi publik, RAKERNAS II LIRA juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk penguatan organisasi. Beberapa poin penting yang dihasilkan antara lain: penguatan fungsi informasi sebagai identitas utama LIRA, pembentukan aliansi strategis dengan media nasional dan daerah, penegasan komitmen LIRA dalam pelestarian lingkungan hidup dan perlindungan konsumen, serta optimalisasi peran struktur organisasi di seluruh tingkatan termasuk kewajiban bagi seluruh DPW dan DPD untuk mengaktifkan media sosial sebagai sarana komunikasi dan edukasi publik.
Memperkuat Peran sebagai Mitra Kritis Pemerintah
Sebagai organisasi yang berkarakter shadow of government, LIRA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah secara objektif dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan semangat LIRA sebagai mitra kritis yang mendorong perbaikan dan optimalisasi kinerja lembaga pemerintahan demi kepentingan rakyat.
RAKERNAS II ini dihadiri oleh pengurus LIRA dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk DPD LIRA Kabupaten Soppeng yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Sebagai tindak lanjut, LIRA juga telah menjadwalkan Musyawarah Nasional (MUNAS) pada Januari 2027 untuk mengevaluasi capaian program kerja dan menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan(ard)

