PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penerimaan anggota baru KONI Sulsel di Hotel Royal Bay, Kota Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Sulsel, perwakilan pemerintah daerah, serta sejumlah pengurus cabang olahraga tingkat provinsi yang baru bergabung sebagai anggota KONI Sulsel. Di antaranya Ketua Umum Pengurus Provinsi Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Sulawesi Selatan, Ketua Umum Pengprov Persatuan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Sulawesi Selatan, dan Ketua Umum Pengprov Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sulawesi Selatan.
Rakerprov tahun ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan dan strategi pembinaan olahraga prestasi di Sulawesi Selatan guna menghadapi berbagai agenda olahraga nasional, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan, Ir. H. Darmawangsyah Muin, ST., M.Si, menegaskan bahwa KONI merupakan wadah perjuangan bagi seluruh insan olahraga dalam melakukan pembinaan dan pengembangan atlet berprestasi.
“KONI merupakan wadah perjuangan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi. Untuk itu saya menaruh harapan besar serta dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun seluruh insan olahraga yang tergabung dalam masing-masing cabang olahraga, untuk bersatu dalam memajukan prestasi olahraga di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Darmawangsyah mengatakan pelaksanaan Rakerprov KONI Sulsel Tahun 2026 harus dimaknai sebagai forum strategis untuk melahirkan gagasan dan program kerja yang mampu menjawab tantangan dunia olahraga yang semakin kompetitif.
“Dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, kami menyambut baik pelaksanaan Rakerprov KONI Sulawesi Selatan Tahun 2026 ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis baru dalam menghadapi berbagai tantangan pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Menurutnya, Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional dari berbagai cabang olahraga. Potensi tersebut harus terus dikelola melalui sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terukur.
“Apabila kita cermati, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan gudangnya atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kita semua untuk memanfaatkan potensi yang ada dalam mengembangkan olahraga prestasi,” tambahnya.

