Sainuddin menceritakan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, almarhum masih sempat bersenda gurau dalam acara pesta sunatan keluarga H. Baharuddin yang berlangsung di Kampung Togo-Togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto. Bahkan, sekitar pukul 12.00 WITA, termasuk penulis berita, masih sempat berjabat tangan dengan almarhum.
“Tidak disangka, kabar meninggalnya kemudian kami dengar dan menjadi duka mendalam bagi teman-teman RAPI Jeneponto,” ungkap Sainuddin.
Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, serta seluruh anggota RAPI Wilayah 12 Kabupaten Jeneponto. (Rizal)
