Kemeriahan acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan media-media papan atas, mulai dari RRI, TVRI, Harian Fajar, Tribun Timur, Pedoman Rakyat, Sulawesi Pos, Megatreds, Starnews, Senatornews.id, Media Sinergi, Harian News, Warta Sulsel, Pluz, hingga sederet media lokal lainnya.
“Acara ini sebenarnya kami konsep dengan sangat sederhana, undangannya pun hanya lewat pesan WhatsApp. Namun, antusiasme dari rekan-rekan semua ternyata luar biasa besar,” kata Suwardi penuh apresiasi.
Di sisi lain, Mappiar, salah satu jurnalis senior yang turut hadir, mengisahkan bahwa prosesi memasuki kantor baru sengaja dilakukan tepat pukul 09.00 WITA. Jam tersebut dipilih dengan harapan membawa keberkahan dan energi positif bagi roda organisasi ke depan. “Momen ini bukan sekadar seremonial pindah gedung, melainkan fajar baru bagi perjalanan PWI Sulsel,” tuturnya penuh optimisme.
Syukuran ini menjadi deklarasi resmi bahwa operasional kantor PWI Sulsel kini berjalan penuh di bawah komando Suwardi Thahir. Gedung ini diproyeksikan menjadi episentrum komunikasi publik yang andal, memperkuat struktur internal, serta mendongkrak kualitas pelayanan bagi seluruh jurnalis yang bernaung di dalamnya.
“Bukan cuma rekan-rekan jurnalis, masyarakat umum yang punya urusan atau kepentingan dengan PWI jangan ragu untuk datang. Pintu kami terbuka lebar bagi siapapun yang ingin memberikan sumbangsih ide demi kemajuan organisasi,” pungkas Suwardi.
Bukan sekadar bangunan fisik, kantor PWI Sulsel kini bertransformasi sebagai simbol kolaborasi lintas sektor. Kehadirannya diharapkan mampu melejitkan koordinasi internal organisasi sekaligus menjadi rumah aspirasi bagi warga. “Intinya, kantor ini akan menjadi motor penggerak kerja sama demi memberikan kontribusi nyata dan terbaik bagi masyarakat serta pemerintah di Sulawesi Selatan,” kunci ST. (*)
