Saat ini, jumlah peserta didik mencapai 100 siswa, terdiri dari 50 siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan 50 siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Adapun sasaran utama program ini adalah masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya pada desil 1 dan 2, yang merupakan kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Secara nasional, Sekolah Rakyat berada di bawah naungan Kementerian Sosial dan telah dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dirancang untuk mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dengan mengacu pada standar pendidikan nasional.
Sementara itu, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sinjai tengah berlangsung di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2026 mendatang.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu. (iz)

