Ia menambahkan, pemanfaatan arsip digital juga membantu meningkatkan ketertiban administrasi, keamanan dokumen, serta mempermudah pelacakan surat masuk dan surat keluar.
“Semua lebih tertata karena dokumen tersimpan secara digital. Ini memudahkan pegawai dalam bekerja dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pada periode Januari hingga April 2026, Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur telah memproses sebanyak 159 surat melalui aplikasi Srikandi.
Rinciannya, Januari sebanyak 40 surat, Februari 31 surat, Maret 33 surat, dan April meningkat menjadi 55 surat.
Peningkatan penggunaan aplikasi tersebut menunjukkan adaptasi aparatur pemerintah kecamatan terhadap sistem administrasi berbasis elektronik semakin optimal.
Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur berharap pemanfaatan aplikasi Srikandi dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan sistem pemerintahan berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. (#)
