SPMB 2026/2027 Jadi Sorotan, Munjirin Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Transparansi Penerimaan Murid Baru

Ramzy 12 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka kegiatan Sinkronisasi Kepala Sekolah dan Komite Sekolah serta Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Roadshow Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur yang dilaksanakan di 10 kecamatan sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara sekolah, komite sekolah, pemerintah, serta masyarakat dalam pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin, serta Ketua FKKS Kota Jakarta Timur Syamsul Bahri.

Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, seluruh unsur pendidikan harus berjalan seiring dan saling mendukung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, seluruh unsur pendidikan harus berjalan seiring dan saling mendukung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Munjirin.

Menurutnya, pelaksanaan SPMB setiap tahun selalu menjadi perhatian publik karena menjadi pintu masuk bagi peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman yang sama antara pihak sekolah, komite sekolah, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan terkait kebijakan serta mekanisme pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Munjirin menjelaskan, sinkronisasi antara kepala sekolah dan komite sekolah menjadi langkah penting agar setiap kebijakan pendidikan dapat dipahami, disosialisasikan, dan dijalankan secara bersama demi kepentingan peserta didik.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version