Warkop Jadi Titik Awal Lahirnya Atlet Domino Sulsel

Ramzy 461 Pembaca
2 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Organisasi olahraga domino Indonesia (Orado) Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi permainan domino di Warkop Bugis yang terletak di Jalan Toddopuli, Kota Makassar, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Orado Sulsel dalam memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang terstruktur dan memiliki potensi prestasi, sekaligus mengubah stigma masyarakat yang selama ini memandang permainan domino sebatas hiburan semata.

Sosialisasi yang dihadiri para pecinta domino, komunitas warkop, serta sejumlah pengurus Orado Sulsel itu berlangsung dalam suasana santai namun penuh antusiasme. Para peserta diberikan pemahaman mengenai aturan permainan yang sesuai standar organisasi, sistem kompetisi, hingga rencana pembinaan atlet ke depan.

Ketua Umum Orado Sulsel, Firman Zulkadri, SH, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencetak bibit-bibit unggul yang nantinya dapat dibina secara profesional untuk mengikuti berbagai turnamen, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Domino bukan hanya permainan pengisi waktu luang. Jika dikelola dengan baik dan profesional, ini bisa menjadi cabang olahraga yang melahirkan atlet-atlet berprestasi. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menjaring talenta-talenta potensial dari masyarakat,” ujarnya.

Firman menjelaskan, Sulawesi Selatan memiliki kultur bermain domino yang cukup kuat, terutama di warung kopi yang menjadi ruang interaksi sosial masyarakat. Potensi tersebut, kata dia, perlu diarahkan agar lebih produktif dan bernilai positif.

Lebih lanjut, Orado Sulsel berencana membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten/kota serta menggelar kompetisi rutin sebagai bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet. Dengan adanya sistem pembinaan yang terarah, diharapkan domino dapat berkembang menjadi olahraga yang diakui dan diminati generasi muda.

“Kami ingin domino naik kelas. Dari warkop menuju arena kompetisi resmi. Itu visi besar kami,” tegas Firman.

Sementara itu, sejumlah peserta menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran Orado memberi warna baru bagi komunitas domino di Makassar dan membuka peluang untuk berkompetisi secara sehat dan sportif.

Melalui sosialisasi ini, Orado Sulsel berharap domino tidak lagi dipandang negatif, melainkan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus wadah pembinaan prestasi olahraga di daerah. (And)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version