Wawali dan KPU Makassar Bahas Pendidikan Politik Berbasis Lorong Wisata

Arafah 214 Pembaca
2 Menit baca

PEDOMANRAKYAT.MAKASSAR—Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi sangat optimis program lorong wisata (longwis) tengah dikembangkan di Kota Makassar sangat efektif dijadikan sarana pendidikan politik kepada masyarakat sebagai stimulus peningkatan partisipasi publik pada penyelenggaraan Pemilu.

Hal ini diungkapkan Wawali saat bertemu perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar membahas sinkronisasi program KPU dengan Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota, Kamis (28/7).

Program lorong wisata fokus pada peningkatan ekonomi warga lorong, termasuk peningkatan sumber daya manusia yang ada didalamnya.

Olehnya itu, seluruh program pemberdayaan termasuk pendidikan politik sangat strategis dilakukan melalui program lorong wisata, ujar Fatma.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari, menyampaikan tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada yang lalu tidak mencapai 60 persen, namun di Pemilu 2019 telah mencapai 75,4 persen, sedangkan target di Pemilu serantak nantinya yakni 77,6 persen.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version