Jadi Alhamdulillah saya dapat untung 20 mangkok perhari. Makanya selama kelas satu sampai kelas tiga SMP, bayar sendiri uang sekolah he he ….
Itulah harian Pedoman Rakyat ketika itu bersama koran Marhaen – Mingguan progresif – edisi Minggu dan yang lainnya.
Sewaktu jadi mahasiswa di Fakultas Hukum Unhas, aktif menulis tentang Makassar Utama Klub Makassar dalam Liga Utama (Galatama ) ketika itu beberapa wartawan senior PR seperti Bung Dahlan Abubakar – Bachtiar Amran dan lainnya.
Setiap kali Makassar Utama main di Makassar sering mengulas analisa permainan Makassar Utama, di Harian Pedoman Rakyat.
Bahkan pernah diajak bergabung oleh wartawan senior PR, Nurdin Mangkana.
Kehadiran Koran Pedoman Rakyat secara online tentu memperkaya kembali khasanah media komunikasi informasi masyarakat .
”Saya yakin PR akan kembali menyajikan berita-berita yang informatif”, tandas Prof Ma’ruf. ***