PEDOMANRAKYAT - MALILI
Tujuh murid SMP Negeri 2 Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menorehkan prestasi di ajang International Science Mathematics Competitions (ISMO) 2022 yang dilakukan secara online tanggal 30 Januari 2022. Mereka meraih 3 medali emas dan dua medali perak.
Kompetisi ini merupakan lanjutan dari ajang sebelumnya, Asia Mathematics Competition (AMC), Saat itu, siswa SMPN 2 Malili Luwu Timur juga meraih 3 medali emas.
Tiga medali emas dipersembahkan oleh siswa kelas 7 SMPN 2 Malili yakni: Andi Riska Maulani, Nur Alifah, Muhammad Angga M. Sementara medali perak diraih oleh Alvira Rhidatunnisa dan Alif M Nur.
Kompetisi ini lanjutan dari ajang sebelumnya, Asia Mathematics Competition (AMC), Saat itu, siswa SMPN 2 Malili Luwu Timur juga meraih 3 medali emas.
Hasil ISMO ini baru diumumkan, Jumat (11/2/2022). Kompetisi ini diikuti ratusan pelajar SMP/sederajat dari berbagai sekolah. Tidak hanya diikuti pelajar Indonesia, tetapi banyak juga dari negara lain, seperti dari Amerika Serikat, Cina, Hongkong, Vietnam, Filipina, Thailand, Myanmar, India, Laos, Sri lanka, Iran dan sejumlah negara lainnya.
Prestasi yang diraih pelajar SMPN 2 Malili ini sangat membanggakan, karena siswa yang terlibat dalam even itu baru kelas 7, sementara level kompetisinya internasional. Pengantar soalnya dibuat dalam bahasa Inggris.
Kepala SMP Negeri 2 Malili, Hj Mardiah As’ad, mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih kelima anak didiknya. Harapannya, prestasi seperti ini bisa terus diraih oleh siswa SMP Negeri 2 Malili.
“Sebagai kepala sekolah, tentunya saya bangga dengan prestasi para siswa-siswi ini karena meskipun baru duduk di kelas 7, tapi mereka mampu memberikan yang terbaik di ajang kompetisi internasional,” katanya.
Kepada siswa yang sukses menorehkan prestasi, Kepala SMPN 2 Malili ini, mengingatkan agar tidak cepat puas karena itu baru awal saja. Ke depan akan lebih banyak lagi tantangan yang akan dihadapi.
“Anak-anakku sekalian jangan cepat berpuas diri. Ini baru awal. Masih panjang perjuangan dan tantangan yang harus dihadapi dan butuh kerja keras dari kalian semua,” katanya.
Mardiah menyampaikan terima kasih kepada pembimbing eskul matematika atas dedikasi dan kerja kerasnya membimbing siswa di SMP Negeri 2 Malili sehingga bisa meraih prestasi membanggakan.
Terpisah, pembimbing eskul Matematika SMPN 2 Malili, Ilmal S Pd, mengtakan, sebenarnya ajang ini baru pertama kali mereka ikut, namun berbekal modal pengalaman saat mengikuti ajang tingkat Asia, akhirnya berhasil meraih medali emas 3 dan perak 2.
Dikatakan, keikutsertaan mereka di ajang tingkat Asia menjadi pengalaman sekaligus motivasi. Itupun masih akan dievaluasi, baik dari segi strategi menyelesaikan soal, maupun dari pengetahuan tentang soal-soal yang ada, sehingga mereka bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan.
“Kelima siswa-siswi tersebut akan terus diikutkan kompetisi online sekali setiap bulan dan kompetisi offline jika memungkinkan, sesuai jadwal yang telah diprogramkan agar mental mereka bisa menyesuaikan dengan suasana kompetisi. Itu telah terjadwal,” katanya. (*)