Ada Indikasi Korupsi, LP2L Sulsel Surati Kades Lemoape Kabupaten Bone

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, WATAMPONE –

Berdasarkan Surat No.02/LP2L/DD/III-2022 dalam hal penyampaian klarifikasi penyalahgunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, 2020, 2022 di Desa Lemoape, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone mendapat sorotan dari Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pembangunan Latenritatta (LP2S) yang menilai ada beberapa dugaan dan indikasi korupsi terjadi pada penggunaan Dana Desa dalam pelaksanaan pembangunan desa.

“Kami melakukan investigasi di lapangan dan menemukan banyak masalah, antara lain pembangunan infrastruktur Desa, pemanfaatan Bumdes, pemberdayaan masyarakat, dan penanggulangan Covid-19 yang diduga markup,” ungkap Ketua DPP LP2S Sulsel, Sahabuddin, HS saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Jumat (11/03/2022).

"Karena belum diperiksa oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), maka kami menjalankan peran dan fungsi  sebagai organisasi masyarakat. Jadi apa yang kami temukan di lapangan sesuai metode kerja lembaga yaitu monitoring, evaluasi, dan investigasi wawancara. Kami buatkan dokumentasi sebagai acuan pelaporan untuk ditindaklanjuti oleh aparat yang berwenang. Jadi hari Senin saya laporkan untuk tahun 2019, 2020, 2022," ungkap Sahabuddin.

Hal tersebut ditanggapi Kades Lemoape, Muh. Arsyad, Jumat (11/03/2022). "Saya tidak akan lakukan klarifikasi dinda, karena saya belum diperiksa oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan tahun 2021 Desa Lemoape sample serta Alhamdulillah tidak ada temuan yang merugikan negara tapi malah kelebihan volume," ungkap Kades Lemoape, Muh. Arsyad.

Kades Lemoape menambahkan, kegiatan ini memang ada yang  belum selesai, berawal dari alasan sebelumnya karena faktor cuaca saat itu tidak bisa masuk material sehingga terlambat. Dan setelah material masuk, tukang lagi yang terlambat. Karena banyaknya kesibukan sebagai petani, tapi itu insya Allah akan dirampungkan dalam waktu yang dekat sebelum pemeriksaan dari APIP," tandas Kades Muh Arsyad. (rur)

Baca juga :  Beredar Kabar ABH 'F' Dianiaya, Kapolres Gowa Bilang Begini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pangdam XIV/Hsn Dorong RS Kesdam Tingkatkan Pelayanan Menuju Standar Kepresidenan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI...

1.019 Prajurit Bintara Resmi Dilantik, Pangdam XIV/Hasanuddin Ingatkan Jati Diri Prajurit

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba)...

Kunker ke Topdam, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Integritas dan Rekrutmen TNI Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan komitmen kuat terhadap pembinaan integritas, profesionalisme, dan kualitas...

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

PEDOMANRAKYAT, KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi,...