”Kami harapkan pemandian air panas Lejja bisa menjadi destinasi wisata Sulsel termasuk nantinya pembangunan ruas jalan ke daerah Barru dan Pare Pare sehingga memudahkan orang berkunjung ke Lejja,” ujarnya.
Gubernur juga berkenan meresmikan sejumlah proyek tahun 2021 senilai Rp.60,9 milyar lebih dibiayai DAK ,APBN,APBD Provinsi ,DAU dan ADD 2021.
Sebelumnya ,Bupati Soppeng H A Kaswadi Razak SE menyebutkan Soppeng daerah kecil tetapi menentukan kemajuan Sulsel. Panjang jalan Provinsi (159 km-red) sebagian rusak parah. Alokasi anggaran jangan terlalu
banyak ke Barru karena Ketua DPRD Sulsel orang Barru, lalu Soppeng tidak ada,kata Bupati tertawa sambil mengalihkan pandangan ke Ketua DPPRD Sulsel Ina Kartika yang juga hadir.
Setiap program pemerintah pusat dan Provinsi, Soppeng selalu terdepan diantaraya pandemi Covid 19 tahun 2020 justru pertumbuhan ekonomi Soppeng masih bisa 2,19 persen urutan pertama di Sulsel.
Sementara itu, sejumlah daerah kontraksi (negatif) , tahun 2021, capai 6,15 persen di atas rata rata Sulsel 4,65 persen,dan nasional 3,69 persen .
Kegiatan vaksinasi juga Soppeng termasuk tercepat ,dan saat ini sudah 93,30 persenatau 178.349 jiwa sudah divaksim .Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 65,95 poin tahun 2016 menjadi 68,99 poin tahun 2021 atau meningkjat 3,04 poin membuktikan peningkatan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Soppeng semakin membaik .(ard)