Kurangnya Pembaca dan Penghafal Al-Qur’an, 9 Tokoh Masyarakat Sulsel Dirikan STAI Al-Furqan Makassar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar didirikan pada tanggal 09 April 1987 dengan status terdaftar berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Islam RI Nomor 233 tanggal 24 Desember 1996, dan berkedudukan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kilometer 15 Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kampus ini didirikan untuk merespon terkait kurangnya Qori/Qoriah (orang yang melantunkan bacaan Al-Qur'an dengan mentaati aturan-aturan yang benar, red), dan Hafiz/Hafizah (penghafal Al-Qur"an dan Hadits, red) pada masa silam khususnya di Sulsel, sehingga para tokoh masyarakat berembuk untuk mendirikan suatu lembaga Pendidikan Tinggi Al-Qur'an di eks Asrama Haji di Daya.

Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Muhammad Tang, SHI, MSI mengungkapkan, berdasarkan akte pendirian nomor 152, STAI Al-Furqan ini dibawahi Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur'an dan terdapat 9 tokoh masyarakat Sulsel sebagai pendirinya.

Diantaranya ketika itu terdapat nama H. Alim Bachri, Drs. H. Abdul Rahman (Kemenag), Dra. A. Rasdiana (IAIN Alauddin), Drs. H. Hamzah Yakub (Pemprov Sulsel), Umar Shihab (Ulama), mantan Wapres Drs. H. M. Yusuf Kalla, dan Drs. H. Amin Rauf (Alim Ulama).

"Nah, mereka-mereka itulah pendiri dari STAI Al-Furqan, yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ), lalu berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS)," jelas Dr. M. Tang di ruang kerjanya, Selasa, (29/03/2021).

Lanjutnya, jika dilihat dari pendirian kampus ini, maka karakter khusus STAI Al-Furqan Makassar ini adalah pendalaman ilmu-ilmu Al-Qur'an termasuk didalamnya Tilawah dan Tahfidzul Qur'an, maka seluruh mahasiswa dan mahasiswi, wajib mengambil satu dari dua diantaranya (tilawah atau tahfidzul Qur'an, red).(Hnd)

Baca juga :  Pangdam XIV/Hasanuddin Dukung Audit Kinerja TNI untuk Tingkatkan Profesionalisme di Sulawesi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Virtual Panen Serentak Jagung se Indonesia, Polri TNI dan Pemda Dukung dan Perkuat Swasembada Pangan

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA – Pemerintah terus memperkuat langkah swasembada pangan daerah dan nasional melalui sinergi lintas sektor. Salah...

Inovasi Lokal dari Saung Tani Lutra Raih Penghargaan Nasional

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat...

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai figur pemimpin dengan rekam jejak kuat di...

Tiga Nama Menguat Pimpin I AM Unhas: Mursalim Nohong, Dien Triana dan Abdullah Sanusi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua periode...